Kelak (a poem)
Kelak...
Akan ada saat nya
Kau tak perlu lagi berlinang pilu,
Dan membius luka dengan racun yang kau ramu sendiri.
Kelak...
Akan datang saat nya
Kau tak perlu lagi menyembunyikan isak,
Dan meracik asa dari bualan yang kau khayal.
Kelak...
Akan tiba saat nya
Kau tanggalkan beban berat mu,
Dan menyulam lagi carik-carik harap.
Kelak...
Akan sampai saat nya
Kau tak lagi koyak,
Dan berani mengampuni.
Kembali sembuh.
Kembali penuh.
Kembali pulih.
Evander Abraham,
Bandung, Juli 2020


Comments
Post a Comment