SOLIDUS 6: DESUS//DOSIS
Hidup kian pelan.
Gurauan mulai membosankan.
Lamunan melompong, kosong.
Dosis semakin bertambah.
Aku kultuskan engkau dari pada belulang yang terkapar kelelahan di sekujur malam.
Aku rayu lagi kesadaran untuk singgah sedikit lebih lama, setidaknya untuk kali ini.
Mayoritas mencekam.
Komoditas menikam.
Gemuruh ragu menggerogoti kesadaran,
Sambil menertawakanku yang diperkosa malam sampai tuntas.
Pada sajak-sajak yang hampir mati,
Untuk iman yang terlampau sekarat.
Titik sadarku akan segera putus.
Tolong.
Gurauan mulai membosankan.
Lamunan melompong, kosong.
Dosis semakin bertambah.
Aku kultuskan engkau dari pada belulang yang terkapar kelelahan di sekujur malam.
Aku rayu lagi kesadaran untuk singgah sedikit lebih lama, setidaknya untuk kali ini.
Mayoritas mencekam.
Komoditas menikam.
Gemuruh ragu menggerogoti kesadaran,
Sambil menertawakanku yang diperkosa malam sampai tuntas.
Pada sajak-sajak yang hampir mati,
Untuk iman yang terlampau sekarat.
Titik sadarku akan segera putus.
Tolong.
Evander Abraham,
Jakarta, 25 September 2025
Jakarta, 25 September 2025

Comments
Post a Comment